Showing posts with label Game. Show all posts

Playstation 3
TechnoLoeGue — Tidak terasa, Playstation 4 ternyata sudah berumur hampir 4 tahun. Kebijakan Sony yang tepat, khususnya ketika berbicara soal game-game eksklusif berhasil membuatnya tampil sebagai produk konsol paling populer di pasaran saat ini, dengan penjualan yang senantiasa menundukkan kompetitor yang ada. Namun sayangnya, seperti “kebiasaan” sebuah peralihan generasi, popularitas ini juga berarti ruang napas yang semakin sempit untuk generasi sebelumnya. Setelah berusaha bertahan dengan game-game yang semakin menipis, Sony akhirnya memutuskan untuk menyudahi sepak terjang Playstation 3 di usianya yang ke-11. Proses produksi untuk pasar Jepang mulai dihentikan, sebuah kebijakan yang sepertinya akan diikuti oleh region lain dalam waktu dekat.

Playstation 3 memang tak bisa terhitung sebuah konsol yang sempurna. Mengambil pendekatan yang berbeda dengan sang kompetitor – Xbox 360, Sony merilisnya dengan teknologi chip yang begitu fantastis di kala itu, hingga tak ada satupun developer yang mengerti bagaimana untuk mengoptimalkannya di hari pertama. Hasilnya? Port game third party yang seringkali berakhir berantakan sempat membuat Sony kelabakan, apalagi dengan beberapa kasus kontroversial seperti peretasan yang bahkan sempat “membunuh” PSN dalam waktu yang cukup lama. Walaupun demikian, seiring dengan semakin “tua” dan “dewasa”-nya konsol ini, Playstation 3 kian terlihat memesona, terutama lewat game eksklusif yang ditawarkan Sony.

Menyederhanakan game-game keren Playstation 3 ke dalam sebuah daftar toplist yang hanya berisikan 10 saja memang tidak mudah, karena harus diakui, 11 tahun eksistensinya memang berisikan banyak game-game keren yang sulit untuk diabaikan begitu saja. Game-game dengan daya tarik yang begitu memesona hingga Sony sendiri tak ragu untuk merilis ulang beberapa dari mereka dalam format visual yang lebih baik  di Playstation 4, dengan resepsi yang sama positifnya.

Lantas, dari semua game eksklusif yang sempat dirilis di Playstation 3, manakah yang menurut kami pantas untuk dikategorikan sebagai yang terbaik di antara yang terbaik? Ini dia versi Techno Loe Gue :

Demon’s Souls


Seri Souls memang tengah meraih popularitas super tinggi saat ini. Ia dijadikan sebuah contoh bagaimana game modern masih bisa mengusung tingkat kesulitan yang serupa dengan platform klasik tetapi tetap dicintai di saat yang sama. Berbicara soal game dari Bandai Namco ini, maka banyak gamer yang mengira bahwa seri pertamanya merupakan seri Dark Souls yang dirilis secara multi-platform. Padahal, ide ini pertama kali ditawarkan oleh Sony via Demon’s Souls yang walaupun masih belum sempurna, bisa disebut sebagai pondasi untuk game action RPG yang siap untuk membuat Anda frustrasi ini. Di balik semua animasi yang masih kaku dan cerita misterius yang sulit untuk dipahami, lahirlah sebuah konsep yang berhasil membuat banyak game melemparkan DualShock 3 mereka ke sudut ruangan.

Heavy Rain

Ketika berbicara soal game interactive story, maka Anda tidak akan bisa melewatkan nama Quantic Dreams. Lewat kemampuan Playstation 3 di masa lalu, mereka berhasil membawa konsep ini lewat sebuah eksekusi cerita yang manis bernama Heavy Rain. Game ini mungkin akan “mencuri” hati Anda dari sisi visual sebagai impresi pertama, namun begitu Anda menyelaminya, Anda akan tetap bertahan karena daya tarik cerita yang penuh misteri di atasnya. Bercerita soal pembunuh berantai bernama Origami Killer yang menargetkan anak di bawah umur sebagai korban, Heavy Rain mengkombinasikan visual, voice acting, dan gameplay yang dibangun di atas cabang cerita yang begitu luas sebagai daya tarik utama. Tentu saja, untuk menikmatinya, sebisa mungkin Anda harus menghindari spoiler siapa sebenarnya si Origami Killer tersebut.

Journey

Apakah game harus selalu soal kekerasan? Bahwa tanpa konten darah dan potongan tubuh, ia akan berakhir menjadi sebuah konsep yang tak menarik? Journey membuktikan hal yang sebaliknya. Bahwa terkadang, konsep yang baru dan menyegarkan dengan eksekusi yang manis, justru mampu meningkatkan video game ke level lebih tinggi. Journey adalah sebuah game soal perjalanan, eksplorasi, dan keterikatan emosional untuk orang asing yang bahkan tak pernah Anda temui di dunia nyata sekalipun. Dunia yang indah, bentuk komunikasi antar player yang tak biasa, serta misteri yang menunggu untuk Anda buka membuat Journey tampil sebagai sebuah game yang “sederhana”, tetapi juga kompleks di saat yang sama.

Ni No Kuni: Wrath of the White Witch


Di awal rilis, Playstation 3 bisa disebut sebagai “neraka” untuk game JRPG. Ketika konsol kompetitor di kala itu – Xbox 360 berhasil mendapatkan judul eksklusif seperti Lost Odyssey dan Blue Dragon, Playstation 3 harus gigit jari dan merenungi nasibnya di sudut ruangan. Namun untungnya, seiring dengan perjalanan waktu, ia mulai disuguhi beberapa judul yang akan terus membekas di hati siapapun yang mencicipinya. Bagi para penggemar JRPG, Ni No Kuni: Wraith of the White Witch memenuhi mimpi tersebut. Kualitas visual fantastis dengan campur tangan Ghibli Studios di atasnya disempurnakan dengan mekanik gameplay seru layaknya Pokemon dan cerita fantasi yang solid. Ni No Kuni akan jadi game yang siap untuk membuat Anda jatuh hati sejak pandangan pertama.

Playstation 3
TechnoLoeGue — Sebuah konsol yang tak mudah dimengerti di awal rilisnya, ini mungkin kata yang tepat untuk menjelaskan posisi Playstation 3 di mata industri game ketika pertama kali diperkenalkan kepada publik. Terlepas dari performa yang memang lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya, ia mengusung performa dan isi “jeroan” yang butuh ekstra usaha untuk bisa dioptimalkan. Hasilnya? Banyak game multiplatform justru punya performa buruk di awal eksistensi Playstation 3.

Untungnya, pelan tapi pasti, terutama lewat rilis banyak game eksklusif super menarik, ia mulai menemukan momentum kesuksesannya. Namun seperti kata bijak, sesuatu yang dimulai juga harus berakhir. Hal yang sama terjadi dengan konsol hitam yang satu ini.

Playstation 3 secara resmi “mati” di Jepang. Sony sudah menghentikan proses produksi untuk versi model standar – 500GB sejak berita ini ditulis, membuatnya menjadi akhir dari sebuah era. Hal ini terungkap dari halaman resmi Playstation 3 milik Sony, menuliskan  bahwa distribusi untuknya juga sudah berakhir. Playstation 3 sendiri sudah berumur hampir 11 tahun, mengingat rilis awalnya di tahun 2006 silam.

Sony resmi menghentikan produksi Playstation 3 di Jepang.


Resident Evil The Final Chapter
TechnoLoeGue — “The Final Chapter” selalu digaungkan sebagai akhir dari Resident Evil versi Hollywood. Bahwa setelah beberapa seri yang muncul sebagai film action yang tak lagi peduli dengan daya tarik dan cita rasa versi video gamenya, kisah Alice untuk menyelamatkan dunia dari gempuran para zombie sudah selesai. Pertarungannya melawan karakter-karakter antagonis khas Resident Evil telah menemukan titik akhir, dan kebaikan selalu menang. Namun apakah The Final Chapter memang jadi akhir segalanya? Potensi keuntungan yang masih bisa ia hasilkan sepertinya masih terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Sebuah proses reboot diumumkan.

Sang studio Hollywood yang bertanggung jawab atas adaptasinya ke layar lebar – Constantin Film melemparkan pengumuman ini di ajang Cannes Film Festival. Bahwa tak berakhir begitu saja, mereka tengah mempersiapkan sebuah proses reboot untuk Resident Evil dan saat ini, tengah dikerjakan. Namun masih belum jelas apakah Milla Jovovich dan karakternya – Alice akan kembali atau tidak, atau apakah sutradara dari 4 dari 6 sebelumnya – Paul W.S. Anderson akan terlibat. Enam film Resident Evil sebelumnya berhasil meraup tak lebih dari USD 2,1 Milyar untuk Constantin Film itu sendiri.

Setelah kisah Alice berakhir di The Final Chapter, film Resident Evil versi Hollywood dipastikan akan mendapatkan proses reboot, walaupun masih tanpa detail.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Apa yang Anda harapkan dari sebuah film reboot Resident Evil? Atau ini akan jadi proyek yang bahkan tak tertarik Anda lirik sama sekali, walaupun masih tanpa detail?

Chronicle of Ruin
Chronicle of Ruin

TechnoLoeGue — Seperti apa jadinya jika Final Fantasy VI, Final Fantasy Tactics, Fire Emblem, dan Ogre Battle digabung menjadi satu? Konsep inilah yang ditawarkan oleh Dusty Games dalam game-nya berjudul Chronicle of Ruin yang telah didaftarkan di Kickstarter untuk mendapatkan pendanaan. Seperti apa serunya?



Menceritakan tentang tiga bangsa yang berusaha lepas dari kutukan Traitor King Weyrin di atas tanah mereka, game yang mengusung gaya RTTJRPG (Real Time Tactical Japanese-Style Role Playing Game) ini, mengajak gamers untuk membangun pasukan beranggotakan 5 orang, yang akan dikendalikan melalui tiga cara:
  • The Tactical Map: Pemain menggerakan semua pasukannya secara real time menelusuri sebuah area,
  • Battles: Pemain akan bertarung langsung melawan pasukan musuh melalui format turn-based,
  • Garrison Points: Pemain menggerakan pemimpin pasukan untuk mengeksplorasi dan berinteraksi dengan lokasi dengan gaya tradisional JRPG.


Dengan menggabungkan ketiga mekanisme bermain ini, Chronicle of Ruin tampaknya mampu mencuri hati banyak fans JPRG jika digarap dengan baik sesuai dengan apa yang dijanjikan. Belum lagi dengan hadirnya spesifikasi karakter yang bisa bertumbuh seiring berjalannya waktu.



Hingga sekarang, game ini sudah mendapatkan dukungan sebesar US$4.425. Masih cukup jauh dari targetnya di angka US$36.000. Bagi yang masih penasaran dengan Chronicle of Ruin, gamers dapat langsung mengunjungi page Kickstarter game ini atau melihat trailer-nya melalui di video berikut.

Borderlands 3 Illustration
Borderlands 3 Illustration

TechnoLoeGue — Kabar gembira untuk para pecinta franchise Borderlands, karena pihak Gearbox telah secara resmi memberikan konfirmasi mengenai kehadiran Borderlands 3.

Seperti yang dikutip dari Twinfinite, hal ini diungkapkan langsung oleh pimpinan Gearbox, Randy Pitchford, saat wawancara dalam salah satu panel di event PAX East 2016. Saat ditanya mengenai seri lanjutan untuk franchise ini, ia menjawab, “Obviously”, yang menunjukkan keyakinannya.


Tidak hanya itu, Pitchford juga menjelaskan bahwa sampai saat ini, lanjutan seri ini sudah melewati tahap pra produksi dan sedang dikerjakan oleh tim mereka.

Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan persisnya Borderlands 3 akan dirilis, ada kemungkinan seri terbarunya ini akan hadir setelah shooter game mereka lainnya, Battleborn, diluncurkan pada Mei 2016 mendatang.

Clash Royale May Update

TechnoLoeGue — Beberapa waktu lalu, Supercell menyampaikan kegembiraannya akan popularitas game terbarunya, Clash Royale, melalui website resminya.



Menyadari banyak gamers dan berbagai komunitas yang merancang turnamen mereka sendiri, pihak Supercell tidak ingin ketinggalan dan berjanji untuk menjadikan kompetisi ini sebagai fokus utama yang akan mereka kembangkan.
Berikut adalah beberapa fitur yang akan ditambahkan dalam Clash Royale dalam update berikutnya:

1. Mode Live Spectator

Fitur ini pertama kali diperkenalkan oleh Supercell pada 6 April 2016 lalu. Salah satu unsur terpenting yang menjadi tolak ukur menariknya sebuah turnamen adalah jumlah penontonnya.



Hal inilah yang membuat Supercell akan segera membuka akses dalam setiap pertandingan dengan tujuan untuk menghadirkan unsur kompetisi yang lebih seru untuk ke depannya.

2. Double Rewards Crown Chest

Demi membantu para pemain untuk dapat lebih cepat mencapai standar mode turnamen, Supercell akan menghadirkan fitur yang mendorong para gamers untuk naik level lebih cepat dengan menghadirkan fitur double rewards yang berlaku untuk setiap hadiah di dalam Crown Chest.

3. Pembenahan sistem Card Donation

Tidak hanya melipatgandakan hadiah dalam Crown Chest, Supercell juga membenahi sistem Card Donation dan Request System yang akan semakin bertambah seiring dengan level Arena yang dimainkan.


Sebagai contohnya, seperti di Royal Arena, gamers dapat melakukan donasi 6 Common Cards atau 1 Rare Card dan melakukan request 30 Common Cards atau 3 Rare Cards.

Meskipun telah merencanakan akan meluncurkan update ini di awal Mei 2016, pihak Supercell masih belum memberikan informasi lebih detail mengenai tanggal persisnya. Tidak menutup kemungkinan akan ada beberapa update menarik lain yang akan segera menyusul.

Bagi gamers yang belum pernah mencoba game strategi ini, gamers bisa langsung memainkan Clash Royale secara gratis melalui links berikut.

Download Clash Royale Android
Download Clash Royale iOS

slither.io
slither.io

TechnoLoeGue — Siapa yang tidak kenal dengan game Snake? Dengan peraturan yang sangat sederhana, game ini bisa dikatakan cocok untuk siapapun. Lalu seperti apa jadinya jika game Snake diangkat menjadi sebuah online game?

Adalah slither.io, sebuah web based game yang mengajak para gamers untuk berlomba-lomba menjadi ular terpanjang. 10 gamers yang mampu menjadi ular terpanjang akan terpajang namanya di papan skor.


Peraturan dalam slither.io secara mendasar sama dengan game Snake pada umumnya. Dengan navigasi menggunakan cursor pada mouse, gamers hanya perlu makan dan makan tanpa boleh menabrak tubuh ular lain. Gamers juga bisa menggeliat lebih cepat dengan menggunakan klik kanan untuk menjebak atau kabur dari lawan.


Meskipun tidak ada strategi khusus untuk memainkan game ini, akan tetapi karena game ini berjalan secara real time, koneksi internet merupakan hal yang paling penting untuk bertahan hidup tanpa menabrak ular lain. Gamers bisa langsung mencoba game ini dengan mengunjungi slither.io.

Bagi gamers yang suka dengan game sejenis ini, gamers bisa mencoba berbagai game lain seperti agar.io, vanar.io, vertix.io, atau cursors.io.

The King of Fighters XIV
The King of Fighters XIV

TechnoLoeGue — SNK Playmore baru saja mengumumkan fighting game terbarunya, The King of Fighters XIV yang akan dirilis pada akhir Agustus 2016 melalui dua trailer terbarunya.


Dalam kedua trailer tersebut, gamers dapat melihat aksi beberapa karakter baru lengkap dengan Special Attack-nya masing-masing. Tidak hanya itu, SNK Playmore juga terlihat akan menambahkan fitur Story Mode, yang tampaknya akan berbeda untuk setiap karakter di dalamnya.


Tidak ketinggalan juga The King of Fighters XIV juga memiliki fitur Mission Mode, Gallery, Training, dan tentunya Online Battle di dalamnya.



Bagi yang tertarik, gamers dapat melakukan pre-order game ini langsung di website resminya dan mendapatkan karakter Classic Kyo sebagai bonus. Jika tidak ada halangan, game yang eksklusif hadir di PlayStation 4 ini akan dirilis pada 23 Agustus 2016 untuk kawasan Amerika, dan 25 Agustus 2016 di kawasan Jepang. 

Gamers juga dapat mengikuti perkembangan yang ada di akun Twitch mereka. Berikut adalah kedua trailer The King of Fighters XIV selengkapnya.

Auto Age: Standoff
Auto Age: Standoff

TechnoLoeGue — Di tengah popularitas DotA 2, League of Legends, Smite, dan Heroes of the Storm, ada satu game MOBA baru yang sudah bersiap untuk hadir dalam waktu dekat, berjudul Auto Age: Standoff. Tidak seperti MOBA yang telah diseutkan tadi, di mana semuanya berisi dengan karakter humanis sebagai hero-nya, pada Auto Age, mobil peranglah yang menjadi bintangnya.


Ditampilkan dengan gaya kartun tahun 1980an, Auto Age: Standoff mengajak gamers untuk saling berhadapan dengan format 5 lawan 5 dan saling menghancurkan bangunan lawan sambil tetap menjaga bangunan milik tim masing-masing.


Seperti yang bisa gamers lihat di deskripsi game ini di Steam, nantinya gamers dapat melakukan kustomisasi untuk kendaraan perang masing-masing, mulai dari stiker, model body mobil, hingga peralatan dan aksesoris lainnya.


Rencananya Auto Age: Standoff akan dirilis pada kuartal ketiga pada tahun 2016 ini. Lalu, bagaimana menurut gamers? Tertarik untuk memainkannya? Simak cuplikan gameplay-nya dalam video trailer berikut.

Miitomo game
Miitomo game

TechnoLoeGue — Beberapa waktu lalu, Nintendo telah memperkenalkan mobile game pertamanya yang berjudul Miitomo di Jepang. Dan tidak perlu waktu lama, Miitomo versi global akan segera hadir di kawasan Amerika dan Eropa mulai akhir Maret 2016 ini.


Bagi yang belum tahu, Miitomo sebenarnya merupakan sebuah aplikasi yang menggabungkan media sosial dengan unsur game simulasi. Aktivitas utama dalam game ini hanya satu, yaitu menjawab pertanyaan dari Nintendo dan berdiskusi dengan para pemain lain mengenai jawaban masing-masing.


Fitur lainnya yang tidak kalah menarik adalah Miifoto untuk para gamers yang narsis dan ingin bergaya dengan penampilan avatar miliknya. Untuk itu, elemen kustomisasi merupakan satu hal yang penting di sini. Tidak hanya gaya berpakaian, cara berbicara sampai sikap dan kepribadian juga bisa diatur di sini.


Di Jepang, aplikasi Miitomo telah di-download sebanyak satu juta kali, angka yang cukup fantastis untuk sebuah mobile game perdana. Jika tidak ada halangan, game ini akan hadir di Google Play dan iTunes mulai 31 Maret 2016 besok. Tentunya diharapkan tidak ada penundaan agar game ini muncul di Indonesia ya, gamers. Sambil menunggunya, gamers dapat mengenalnya lebih dalam melalui video launch trailer-nya berikut. 

Update (31/3/2016): Seperti info yang ditulis di website-nya pagi tadi, Miitomo masih belum tersedia untuk kawasan Indonesia.

Outlast 2 Gameplay
Outlast 2 Gameplay

TechnoLoeGue
— Setelah beberapa bulan lalu, Red Barrels mengumumkan kehadiran Outlast 2 dengan merilis teaser-nya, kali ini setelah dipamerkan di PAX East 2016, giliran gameplay-nya yang mulai beredar di internet. Salah satu video paling jelas dan populer berasal dari YouTube Channel GameSpot—yang menunjukkan salah satu adegan berlatar tempat di sebuah ladang jagung.


Meskipun tidak ada penjelasan secara rinci, dalam gameplay-nya yang berdurasi sekitar 5 menit ini, gamers bisa melihat karakter protagonis yang sedang berusaha sembunyi dan lari dari kejaran pihak—yang mungkin akan membunuhnya.



Outlast 2 yang telah muncul di Steam ini kabarnya akan dirilis secara resmi pada kuartal ketiga tahun 2016 ini. Berikut adalah video gameplay selengkapnya. Jangan lupa untuk gunakan headset kalian untuk menambah kesan horror selagi menontonnya.

Battlefield 5

TechnoLoeGue — Sudah bukan rahasia lagi bahwa EA dan DICE akan mengerjakan sebuah seri terbaru Battlefield di tahun 2016 ini. Bukan saja sudah mereka konfirmasikan bahwa proyek ini sudah masuk ke dalam proses pengembangan beberapa waktu yang lalu, namun bisa diprediksi mengingat siklus tahun lalu yang sudah diisi Battlefield Hardline dan Star Wars Battlefront. Namun pertanyaannya tak pernah apakah DICE akan mengembangkan Battlefield 5 atau tidak. Pertanyaannya selalu soal tema seperti apa yang akan ia usung, apalagi mengingat sang kompetitor utama – Call of Duty saat ini sudah mulai masuk dan aktif dengan tema futuristik di tiga seri terakhir. Jawabannya mungkin akan berakhir mengejutkan.

Detail soal setting dan gameplay Battlefield 5 memang belum mengemuka, dimana EA dan DICE sendiri masih belum buka mulut soal apapun terkait game ini selain eksistensinya sendiri. Namun rumor terbaru yang muncul dari listing salah satu toko retailer Swiss – World of Games lumayan mengejutkan.

Toko tersebut menuliskan Battlefeld 5 dengan jelas di salah satu produknya, dengan tanggal 25 Oktober 2016 sebagai waktu rilis. Ia juga dituliskan akan meluncur untuk Playstation 4, Xbox One, dan PC. Lantas, apa yang istimewa? Di sana juga tertera jelas deskripsi “Mehrspieler Taktik Shooter im 1. Weltkrieg” yang jika ditranslasikan berarti “Multiplayer Tactical Shooter di Perang Dunia Pertama”. Benar sekali, alih-alih mengikuti tema perang futuristik ala COD, Battlefield 5 tampaknya akan kembali ke masa perang klasik!

Battlefield 5

Namun tentu saja, ini semua masih sebatas rumor. Baik DICE dan EA sendiri masih belum angkat bicara sama sekali terkait informasi yang baru meluncur ini.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah menurut Anda sesuatu yang mungkin terjadi bagi Battlefield untuk kembali ke masa perang dunia pertama? Ataukah listing ini akan berakhir omong kosong?

PB Garena

TechnoLoeGue
— Zepetto memperkenalkan Point Blank Mobile untuk dimainkan melalui hape, plus empat game mobile lain yang menggunakan nama besar Point Blank!

Selama ini, kita mengenal Point Blank sebagai salah satu MOFPS terbaik di Indonesia. Meskipun sudah berpindah kepemilikan publisher dan juga sering didera masalah cheat, namun masih banyak gamer di Indonesia yang memainkan game ini. Bagi kamu yang sudah bosan bermain Point Blank di PC, namun tidak ingin meninggalkannya secara keseluruhan, ada kabar gembira untukmu. Selama G-Star 2015 kemarin, Zepetto selaku pengembang Point Blank mengkonfirmasikan versi mobile dari Point Blank ini!

Bukan hanya satu, melainkan Zepetto mengkonfirmasikan LIMA game Point Blank Mobile sekaligus!

Ya, Zepetto kini tengah menyiapkan lima game yang menggunakan franchise Point Blank untuk dimainkan di hape-mu. Meskipun sama-sama menggunakan franchise Point Blank, namun masing-masing memiliki gameplay yang berbeda. Apa saja lima Point Blank Mobile yang sudah dikonfirmasikan?

1 . Point Blank Mobile

Ya, inilah versi Point Blank Mobile yang sesungguhnya. Point Blank Mobile benar-benar merupakan “duplikat” dari versi PC ke mobile. Gameplay-nya pun sama, yang berbeda hanya sudut pandang saat bermain, dimana untuk Point Blank Mobile ini kamu akan bermain dengan sudut pandang third person. Game ini menyediakan lebih dari 100 senjata untuk dipilih, dan kamu bisa bermain di berbagai macam map yang sama dengan versi PC-nya.

2. Point Blank Counter Attack

Berbeda dengan Point Blank Mobile, Point Blank Counter Attack ini menghadirkan perspektif top down shooter layaknya game-game action RPG di mobile. Perbedaan bukan hanya dari segi sudut pandang, dari segi art-nya pun game ini menganut gaya art yang lebih imut, bukan realistis sebagaimana Point Blank yang kita kenal. Sepertinya, game ini memang ditujukan untuk konsumsi gamer yang lebih kasual.

3. Point Blank Survivors

Point Blank Survivors

Bisa dibilang, game ini justru sangat melenceng jauh dari ciri khas shooter Point Blank. Point Blank Survivors menghadirkan genre tower defense ala Plants vs Zombies, dimana kamu harus bertahan dari gelombang serangan zombie yang muncul. Berbeda dengan game Point Blank versi mobile lainnya yang masih dalam tahap pengembangan, game ini sudah tersedia di Google Play Store yang bisa kamu unduh secara gratis melalui tautan di bawah ini.

Download Point Blank Survivors

4. Point Blank Raiders dan Point Blank Open Fire

Point Blank Raiders disebut Zepetto sebagai game Point Blank Mobile khusus untuk gamer kasual. Sedangkan Point Blank Open Fire akan mengambil genre strategi. Sayangnya, Zepetto masih belum merilis trailer atau membeberkan detail dari kedua game ini. Kita tunggu saja kabar selanjutnya!

Gears of War

TechnoLoeGue — Konfirmasi memang tak selalu berakhir jadi kepastian yang melegakan, ia bisa berakhir jadi sebuah godaan yang secara konsisten hadir dengan pemenuhan yang entah kapan datang. Hal ini lah yang terjadi dengan Gears of War: Ultimate Edition – sebuah rilis versi Remastered untuk Gears of War pertama yang sudah lama dikonfirmasikan oleh Microsoft tak hanya akan tiba di Xbox One, tetapi juga PC. Sayangnya, terlepas dari rilis versi Xbox One yang sudah memakan waktu bulanan, konfirmasi soal kapan versi PC ini meluncur tak kunjung datang walaupun sudah menembus hampir dua bulan pertama tahun 2016 ini. Berita baiknya? Sinyal bahwa versi PC-nya akan rilis dalam waktu dekat semakin kuat.

Gears of War: Ultimate Edition versi PC akhirnya memperlihatkan batang hidungnya di Windows Store untuk Windows 10. Walaupun masih belum bisa dibeli pada saat berita ini ditulis dengan harga pasti yang belum tercantum, namun eksistensi halaman Store ini menguatkan potensi bahwa ia memang akan dirilis dalam waktu yang sangat dekat. Besar kemungkinan pengumuman rilisnya akan meluncur di event Xbox One + Windows yang direncanakan Microsoft di tanggal 25 Februari 2016 mendatang.

Anda yang sudah lama tertarik setidaknya kini punya waktu untuk mempersiapkan PC yang optimal untuk menjalankan game yang satu ini, berdasarkan tuntutan spesifikasi PC resmi yang akhirnya meluncur. Seperti yang mereka rencanakan dengan Quantum Break, Gears of War: Ultimate Edition versi PC ini juga hanya bisa dimainkan dengan sistem operasi – Windows 10 dengan dukungan DirectX 12. Tak ada pembicaraan sama sekali soal versi Steam sejauh ini. Spesifikasi yang ia minta juga terhitung berat:

Gears of War

Minimum Requirements

OS: 64 bit Windows 10 – version 1511
Processor: Intel Core i5 @ 2.7Ghz or AMD FX 6-core
Memory: 8 GB RAM (2 GB VRAM)
Graphics: Geforce GTX 650 Ti or Radeon R7 260x
Hard Drive: 60 GB available space
DirectX 12

Recommended Requirements (1080p)

OS: 64 bit Windows 10 – version 1511
Processor: Intel Core i5 @3.5GHz+ or AMD FX 8-core
Memory: 16 GB RAM (4 GB VRAM)
Graphics: GeForce GTX 970 or Radeon R9 290X
Hard Drive: 60 GB available space
DirectX 12

Ultra Requirements (4K)

OS: 64 bit Windows 10 – version 1511
Processor: Intel Core i7 @ 4Ghz or AMD FX 8-core
Memory: 16 GB RAM (6+ GB VRAM)
Graphics: Geforce GTX 980 Ti or Radeon R9 390X
Hard Drive: SSD + 60 GB available space
DirectX 12

Gears of War: Ultimate Edition untuk Windows 10 sendiri sayangnya, masih tak punya tanggal rilis pasti. Bagaimana dengan PC Anda sendiri? Siap untuk menangani game yang satu ini?

Sword Art Online

TechnoLoeGue — Sejak pertama kali Virtual Reality mengemuka dengan rangkaian produk komersial yang tengah dipersiapkan, hampir sebagian besar gamer yang juga mencintai anime tentu langsung mengarah pada betapa potensialnya ia untuk mendukung proses adaptasi Sword Art Online yang sebenarnya. Sebuah kisah yang menceritakan dunia game dalam bentuk virtual reality dengan perangkat yang terhubung ke otak bernama NerveGear. Walaupun teknologi untuk mentranslasikan sinyal otak dan kesadaran seperti anime tersebut bisa dibilang, masih tak tersedia, bukan berarti tak ada potensi untuk menawarkan elemen lainnya untuk mencapai kemiripan yang sama. Hal inilah yang berusaha dicapai oleh raksasa teknologi – IBM!

IBM Jepang secara mengejutkan mengumumkan proyek baru bernama Sword Art Online: The Beginning, sebuah proyek virtual reality yang dibentuk dengan satu tujuan utama – membuat konsep dan dunia Sword Art Online menjadi “kenyataan”. IBM akan menciptakan sebuah sistem komputasi baru bernama “Cognitive System” untuk memfasilitasi ini, bersama dengan cloud system dengan performa tinggi – Softlayer untuk membangun dunianya. Kerennya lagi? Reiki Kawahari – sang pencipta Sword Art Online menyebut bahwa game ini tak akan dimainkan dengan kontroler, melainkan tubuh Anda sendiri.



Melalui sebuah situs resmi, IBM sudah mulai membuka pendaftaran bagi para gamer yang tertarik menjadi alpha tester di bulan Maret 2016 mendatang di Tokyo. Sayangnya, sama sekali tak ada detail terkait proyek yang satu ini selain sebuah video teaser yang dirilis bersama dengan pengumuman resminya.

Bagaimana menurut Anda? Terdengar seperti proyek yang meyakinkan atau justru meragukan?

Game Tom Clancy’s The Division

TechnoLoeGue — Para gamer nampaknya akan disambut game yang menarik pada penghujung bulan ini. Tidak hanya menarik, game ini juga menjadi salah satu game yang diantisipasi oleh para gamer dunia pada awal tahun 2016 ini. Setelah menunggu setidaknya hampir 3 tahun, Tom Clancy’s The Division yang dirilis oleh Ubisoft ini akhirnya akan dapat segera dimainkan.

Game ini memang sudah lama diperkenalkan oleh Ubisoft, yiatu pada acara tahunan, E3 2013 silam. Meskipun masih akan diluncurkan bulan Maret mendatang, The Division akhirnya mendapatkan rincian spesifikasi yang dibutuhkan untuk dapat memainkannnya dengan lancar. Seperti yang dilansir dari Tom’s Hardware, Minggu (24/1/2016), setelah mengalami beberapa kali penundaan, akhirnya dengan resmi versi beta alias uji coba Tom Clancy’s The Division dapat dinikmati oleh gamer PC pada tanggal 29 hingga 31 Januari 2016.
Nah kira-kira seperti apa spesifikasi yang dibutuhkan? Berikut adalah rinciannya:
Minimum / Rekomendasi
  • Prosesor: Intel Core i5 2400 atau AMD FX 6100 / Intel Core i7 3770 atau AMD FX 8350
  • RAM: 6GB / 8GB
  • VGA Card: NVIDIA GeForce GTX 560 atau AMD Radeon HD 7770 / NVIDIA GeForce GTX 970 atau AMD Radeon R9 290
  • Kapasitas: 40GB
  • Sistem operasi: Microsoft Windows 7, Windows 8.1 dan Windows 10 (64 bit)
Dengan menyajikan elemen RPG pada game Action Shooter semacam Tom Clancy’s The Division bisa dibayankan keseruannya. Red Storm Entertainment selaku pengembang dari versi PC mengatakan bahwa untuk memainkan game ini, para pemain bisa menggunakan keyboard + mouse atau menggunakan Controller pihak ketiga. Bahkan saat ditengah permainan pun para pemain nantinya bisa mengganti diantara kedua perangkat tadi. Tidak hanya itu, para pemain juga dapat mengganti tampilan yang ada di layar, baik peta, status dari karakter pemain, dan masih banyak lagi.

Nah bagi yang ingin mencicipi game ini, bisa mengakses ke halaman resmi Ubisoft untuk mendaftarkan diri sebagai beta player dari Tom Clancy’s The Division. Sudah mumpunikah perangkat komputer kalian untuk memainkan game ini?


TechnoLoeGue —  Terjadi lagi! Setelah sebelumnya clan hantu NUSANTARA1945 yang saat dibuka kita langsung dipaksa keluar. Kali ini adalah Akun Hantu Clash of Clans dengan nickname ANGARKEY RIKHI (#UGQLRGOL) yang merupakan leader dari clan DENDAM77BERADIK (#9QLU9CY8).

Yang menyebabkan akun ANGARKEY RIKHI disebut akun hantu karena saat kamu mencoba visit base ANGARKEY RIKHI, Clash of Clans kamu akan keluar dan force close seketika.

Dari informasi dan rumor yang beredar, pemilik akun Clash of Clans ANGARKEY RIKI leader Clan DENDAM77BERADIK dikabarkan sudah meninggal. Namun, ada suatu keanehan dimana Builder miliknya masih terus beraktifitas bahkan terlihat akun tersebut sedang dimainkan pemiliknya.


Penasaran dengan berita akun hantu Clash of Clans yang sedang beredar, tim JalanTikus mencoba mengunjungi Clan tersebut. Ternyata Clan DENDAM77BERADIK ini berasal dari Negara Malaysia dan sudah memenangi 9 kali War. Kemungkinan besar Clan ini pernah aktif beberapa waktu yang lalu.

Pada deskripsi Clan bertuliskan sebuah kalimat yang dituliskan dalam bahasa Malaysia "SALAM UKHWAH SEMUA...JOM FOLLOW PINDAH CLAN 1 LG YE...ID LEADER DA JEM..LGDG XBLEH BUKAK..HRP SEMUA DPT JOIN YE". Kalimat tersebut apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia kira-kira begini artinya: "Salam persahabatan, silahkan pindah ke Clan (DENDAM77BERADIK) satu lagi, karena saat ini akun leader (ANGARKEY RIKHI) sudah tidak bisa dibuka, diharapkan semuanya bisa bergabung."Dengan deskripsi seperti itu, kemungkinan besar penghuni clan membangun sebuah clan dengan nama serupa karena akun leader DENDAM77BERADIK sudah tidak bisa dibuka. Karena tanpa seorang leader, clan tidak akan bisa berbuat banyak.


Saat kami melihat profil ANGARKEY RIKHI leader clan DENDAM77BERADIK, terlihat bahwa akun ini bekas akun aktif yang prematur karena sudah sampai Town Hall 8 serta memiliki pasukan yang lumayan lemah. Daftar pasukan Clash of Clans yang dimiliki ANGARKEY RIKHI:
  • Level 5
    • Barbarian
    • Archer
    • Ballon
  • Level 4
    • Goblin
    • Giant
  • Level 3
    • Wizard
    • Wall Breaker
    • Dragons
  • Level 2
    • Minion
    • Barbarian King
    • Spell Lightning
    • Spell Health
    • Spell Rage
  • Level 1
    • PEKKA
    • Healer
    • Hog Rider
Jika kamu penasaran, kamu bisa langsung mencoba mengunjungi Akun Hantu CoC ini. Cari DENDAM77BERADIK pada bagian Search Clan atau kamu juga bisa coba cari clan DENDAM77BERADIK dengan hashtag #9QLU9CY8

Sumber: Jalan Tikus
Editor: TechnoLoeGue
Powered by Blogger.