Logo YouTube Gaming
Logo YouTube Gaming

TechnoLoeGue — Terhitung mulai tanggal 7 April 2016 lalu, YouTube Gaming secara resmi dihadirkan di Indonesia setelah sebelumnya dirilis secara terbatas Agustus tahun lalu. Dengan kehadiran aplikasi berbagi video ini di Indonesia, para gamer mobile Indonesia dapat lebih mudah mengakses konten video game di YouTube khususnya video-video tentang game favorit masing-masing.

Untuk informasi, YouTube Gaming adalah layanan khusus dari YouTube yang secara spesifik menyajikan konten bertema video game. Dalam aplikasi yang dibuat untuk bersaing dengan situs straming Twitch ini, terdapat tiga fitur populer yaitu personalisasi, konten live, dan komunitas.

YouTube Gaming memudahkan merekam game melalui perangkat mobile
YouTube Gaming memudahkan merekam game melalui perangkat mobile

Fitur personalisasi nantinya akan memunculkan jenis video yang berbeda-beda untuk setiap penggunanya. YouTube Gaming akan menyarankan beragam video untuk ditonton berdasarkan histori judul game yang telah dilihat selama ini. Kalian juga bisa mencari beragam konten berdasarkan judul game, publisher, atau kanal game di YouTube.


Untuk konten live, YouTube Gaming menghadirkan fitur menonton tayangan live-streaming yang lebih jelas. Kalian bisa mu dapat menonton beragam video yang ditayangkan langsung oleh para gamer dari seluruh dunia dengan memilih beragam kanal/channel di bagian atas interface YouTube Gaming. Sedangkan untuk komunitas, beragam event seputar video game, seperti ajang E3, Gamescom, PAX, atau Uncovered: Final Fantasy XV yang digelar 31 Maret lalu juga ditayangkan secara langsung lewat YouTube Gaming. Rencananya, Google akan menyiarkan lebih banyak event bertema video game.

Khusus untuk aplikasi YouTube Gaming versi Android, kalian bisa merekam permainan kalian di layar smartphone kalian atau menyiarkannya secara langsung lewat fitur live-streaming. Aplikasi ini akan memanfaatkan kamera depan yang tertanam di perangkat kalian  untuk merekam ekspresi kalian saat memainkan game. Kemudian, ekspresi wajah kalian akan ditambahkan ke video yang direkam yang membuat para penonton bisa melihat wajah kalian saat bermain.

Ilustrasi
Ilustrasi

TechnoLoeGue — Pemerintah tampaknya mulai serius dalam pengawasan video game di Indonesia. Pasalnya, baru-baru ini dikeluarkan daftar berisi 15 judul video game yang dianggap berbahaya bagi anak .
Ini peringatan bagi orangtua bahwa tidak semua video game layak dimainkan anak-anak segala usia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia pada Rabu, 13 April lalu merilis daftar 15 game berisi kekerasan dan dianggap berbahaya bagi anak-anak. Karenanya, orangtua diminta memantau aktivitas nge-game anak-anak mereka.

Game-game yang berbahaya untuk anak-anak itu antara lain adalah World of WarCraft, Call of Duty, Point Blank, Cross Fire, War Rock, Counter-Strike, Mortal Kombat, Future Cop, Carmageddon, dan Shellshock. Menyusul kemudian game berbahaya lainnya dalam daftar tersebut yaitu Rising Force, Atlantica, Conflict: Vietnam, Bully, dan yang tidak kalah populer yaitu Grand Theft Auto (GTA).

Sebenarnya, di setiap sampul wadah game-game tersebut sudah tertera rating atau batas usia bagi pemainnya. Untuk game GTA misalnya, tertulis rating M yang merupakan singkatan dari Mature atau dewasa/17 tahun. Artinya game yang menampilkan perkelahian dan pencurian kendaraan bermotor itu hanya bisa dimainkan oleh mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah dianggap dewasa. Begitu pula halnya game perang Call of Duty berkode rating M. Sedangkan game mistik World of WarCraft berkode rating T, kepanjangan untuk Teen yang artinya remaja atau 12 tahun ke atas.

Grand Theft Auto termasuk game yang dianggap berbahaya bagi anak-anak.
Grand Theft Auto termasuk game yang dianggap berbahaya bagi anak-anak.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD-Dikmas) Kemendikbud Harris Iskandar berharap orangtua mengawasi dan mendampingi anak-anak saat bermain video game. “Saya akui itu susah. Saya sendiri punya anak SMA, juga susah untuk mengontrol main game,” katanya dilansir CumaGamer.com dari Jawa Pos.

Meski demikian, Harris mengingatkan anaknya lebih memilih game yang tidak berisi kekerasan. Dia menganalogikan dengan ajakan kepada anak untuk salat. Pada saat-saat tertentu, cukup susah mengingatkan anak-anak untuk salat. “Tetapi tetap saya lakukan terus. Karena itu kewajiban orangtua,” tuturnya.

Harris menjelaskan, kementerian apapun, termasuk Kemendikbud, bakal kesulitan untuk mengontrol peredaran video game. Apalagi memastikan anak-anak bermain game sesuai dengan rating usianya. Menurut dia, satu-satunya benteng bagi anak-anak adalah keluarga.

Sementara itu Direktur Indonesia Heritage Foundation (IHF) Wahyu Farah Dina menyatakan, ada banyak tips untuk menangani anak-anak yang kecanduan bermain video game. Misalnya, orangtua bisa menyusun jadwal kegiatan pengganti main game. “Seperti olahraga dan seni,” ucapnya.

Tips berikutnya yaitu menjauhkan konsol dan software game dari anak-anak secara bertahap. Kemudian meletakkan konsol game di ruang terbuka seperti ruang keluarga atau ruang tamu. Farrah juga mengingatkan orang tua agar tidak mengenalkan game kepada anak-anak di bawah usia delapan tahun, kecuali game edukatif.

Chronicle of Ruin
Chronicle of Ruin

TechnoLoeGue — Seperti apa jadinya jika Final Fantasy VI, Final Fantasy Tactics, Fire Emblem, dan Ogre Battle digabung menjadi satu? Konsep inilah yang ditawarkan oleh Dusty Games dalam game-nya berjudul Chronicle of Ruin yang telah didaftarkan di Kickstarter untuk mendapatkan pendanaan. Seperti apa serunya?



Menceritakan tentang tiga bangsa yang berusaha lepas dari kutukan Traitor King Weyrin di atas tanah mereka, game yang mengusung gaya RTTJRPG (Real Time Tactical Japanese-Style Role Playing Game) ini, mengajak gamers untuk membangun pasukan beranggotakan 5 orang, yang akan dikendalikan melalui tiga cara:
  • The Tactical Map: Pemain menggerakan semua pasukannya secara real time menelusuri sebuah area,
  • Battles: Pemain akan bertarung langsung melawan pasukan musuh melalui format turn-based,
  • Garrison Points: Pemain menggerakan pemimpin pasukan untuk mengeksplorasi dan berinteraksi dengan lokasi dengan gaya tradisional JRPG.


Dengan menggabungkan ketiga mekanisme bermain ini, Chronicle of Ruin tampaknya mampu mencuri hati banyak fans JPRG jika digarap dengan baik sesuai dengan apa yang dijanjikan. Belum lagi dengan hadirnya spesifikasi karakter yang bisa bertumbuh seiring berjalannya waktu.



Hingga sekarang, game ini sudah mendapatkan dukungan sebesar US$4.425. Masih cukup jauh dari targetnya di angka US$36.000. Bagi yang masih penasaran dengan Chronicle of Ruin, gamers dapat langsung mengunjungi page Kickstarter game ini atau melihat trailer-nya melalui di video berikut.

Borderlands 3 Illustration
Borderlands 3 Illustration

TechnoLoeGue — Kabar gembira untuk para pecinta franchise Borderlands, karena pihak Gearbox telah secara resmi memberikan konfirmasi mengenai kehadiran Borderlands 3.

Seperti yang dikutip dari Twinfinite, hal ini diungkapkan langsung oleh pimpinan Gearbox, Randy Pitchford, saat wawancara dalam salah satu panel di event PAX East 2016. Saat ditanya mengenai seri lanjutan untuk franchise ini, ia menjawab, “Obviously”, yang menunjukkan keyakinannya.


Tidak hanya itu, Pitchford juga menjelaskan bahwa sampai saat ini, lanjutan seri ini sudah melewati tahap pra produksi dan sedang dikerjakan oleh tim mereka.

Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan persisnya Borderlands 3 akan dirilis, ada kemungkinan seri terbarunya ini akan hadir setelah shooter game mereka lainnya, Battleborn, diluncurkan pada Mei 2016 mendatang.

FIFA Online 3 – Champion Arena

TechnoLoeGue — FIFA Online 3 akan menggelar turnamen berskala internasional The Intercontinentals di Bangkok, Thailand pada bulan Mei 2016.

Untuk mencari wakil Indonesia di ajang Internasional, Garena Indonesia EA SPORTSTM FIFA Online 3 akan mengadakan turnamen nasional Champion Arena dimana total 64 pemain akan beradu untuk memperebutkan hadiah uang tunai senilai 18 juta rupiah serta tiket menuju turnamen international The Intercontinentals.


Para peserta Champion Arena tersebut dipilih dari juara utama dari 32 kota di Anniversary Tournament yang diadakan bulan Maret yang lalu dan 32 pemain yang bercokol di papan klasemen 1v1 Rank Mode di dalam game.

Fase kualifikasi awal secara online akan berlangsung selama 3 hari dari 29 April – 1 Mei 2016 untuk menyaring para peserta hingga 16 juara grup, yang kemudian akan diberangkatkan ke Jakarta untuk bertanding di fase final.


” Champion Arena adalah ajang bergengsi EA SPORTSTM FIFA Online 3 yang bertujuan mencari pemain terbaik di Indonesia, dengan sistem baru yang menggabungkan pemain terbaik melalui sistem turnamen offline melalui Anniversary Tournament dan sistem online di dalam game melalui 1v1 Rank Mode ”  – Edmundo, Assistant Product Manager Fifa Online 3 Champion Arena.

Fase final akan diadakan di kantor Garena Indonesia dan dibagi menjadi 2 tahap: grup dan ronde final, dari tanggal 7-8 Mei 2016.

Pada tahap grup, 16 pemain akan dibagi menjadi 4 grup, dan 2 pemain terbaik dari masing-masing grup otomatis lolos ke ronde final yang akan ditayangkan secara live streaming di channel Youtube FIFA Online 3 Indonesia pada 8 Mei 2016, mulai pukul 13.00-18.00 WIB.

Clash Royale May Update

TechnoLoeGue — Beberapa waktu lalu, Supercell menyampaikan kegembiraannya akan popularitas game terbarunya, Clash Royale, melalui website resminya.



Menyadari banyak gamers dan berbagai komunitas yang merancang turnamen mereka sendiri, pihak Supercell tidak ingin ketinggalan dan berjanji untuk menjadikan kompetisi ini sebagai fokus utama yang akan mereka kembangkan.
Berikut adalah beberapa fitur yang akan ditambahkan dalam Clash Royale dalam update berikutnya:

1. Mode Live Spectator

Fitur ini pertama kali diperkenalkan oleh Supercell pada 6 April 2016 lalu. Salah satu unsur terpenting yang menjadi tolak ukur menariknya sebuah turnamen adalah jumlah penontonnya.



Hal inilah yang membuat Supercell akan segera membuka akses dalam setiap pertandingan dengan tujuan untuk menghadirkan unsur kompetisi yang lebih seru untuk ke depannya.

2. Double Rewards Crown Chest

Demi membantu para pemain untuk dapat lebih cepat mencapai standar mode turnamen, Supercell akan menghadirkan fitur yang mendorong para gamers untuk naik level lebih cepat dengan menghadirkan fitur double rewards yang berlaku untuk setiap hadiah di dalam Crown Chest.

3. Pembenahan sistem Card Donation

Tidak hanya melipatgandakan hadiah dalam Crown Chest, Supercell juga membenahi sistem Card Donation dan Request System yang akan semakin bertambah seiring dengan level Arena yang dimainkan.


Sebagai contohnya, seperti di Royal Arena, gamers dapat melakukan donasi 6 Common Cards atau 1 Rare Card dan melakukan request 30 Common Cards atau 3 Rare Cards.

Meskipun telah merencanakan akan meluncurkan update ini di awal Mei 2016, pihak Supercell masih belum memberikan informasi lebih detail mengenai tanggal persisnya. Tidak menutup kemungkinan akan ada beberapa update menarik lain yang akan segera menyusul.

Bagi gamers yang belum pernah mencoba game strategi ini, gamers bisa langsung memainkan Clash Royale secara gratis melalui links berikut.

Download Clash Royale Android
Download Clash Royale iOS

Powered by Blogger.